Home » » Jejak Awal Bangsa Spanyol Keliling Dunia, Ada di Tidore!

Jejak Awal Bangsa Spanyol Keliling Dunia, Ada di Tidore!

Written By Admin on Selasa, 18 September 2012 | 23.51


img
Tidore - Sebelum Indonesia dijajah Portugis dan Belanda, jejak Spanyol sudah tampak di negeri ini. Di Tidore, Anda bisa melihat monumen peringatan perjalanan Spanyol keliling dunia untuk pertama kalinya. Wow!

Tidore merupakan wilayah di Maluku yang sempat didatangi oleh Spanyol pada sekitar abad ke-15. Mereka berdatangan ke Tidore berburu rempah-rempah. Anda pun dapat melihat jejak peninggalan dan sejarah bangsa Spanyol di Tidore, salah satunya adalah monumen untuk memperingati perjalanan Spanyol keliling dunia untuk pertama kali.

Monumen ini terletak di Kelurahan Rum, Tidore, Maluku. Letaknya berada persis di pinggir jalan raya. Dari Pelabuhan Ruum, cukup memakan waktu sekitar 30 menit saja dengan mobil untuk menuju monumennya. Panasnya matahari khas wilayah timur Indonesia terasa menyengat selama di jalan, saat detikTravel berkesempatan mendatangi tempat ini beberapa waktu lalu.

Dari pinggir jalan, tidak terlihat penampakan monumen yang megah dan besar. Justru terlihat sebuah pagar dari semen berbentuk persegi yang terletak persis di pinggir pantai. Mungkin, wisatawan yang melihat ini menggangpnya sebagai makam.

Padahal, inilah tempat monumen peringatan perjalanan spanyol untuk keliling dunia pertama kalinya. Anda bisa memarkirkan mobil di pinggir jalan dan berjalan menuju monumen ini.

Di dalam pagar tersebut, terlihat sebuah monumen berwarna hitam. Anda pun bisa melihatnya dari dekat. Terdapat tiga bahasa di monumen seukuran tinggi manusia dewasa ini, yaitu bahasa Indonesia, Spanyol, dan Inggris.

Isi kalimat dalam ukiran di monumennya adalah, "Monumen ini dibangun untuk memperingati Juan Sebastian de Elcano beserta awak kapal-kapal Trinidad dan Victorsia yang merapat di Pulau Tidore pada tanggal 8 November 1521 dan melanjutkan pelayarannya ke Spanyol pada tanggal 18 Desember 1521. Dalam Perjalanan keliling dunia yang pertama".

Wow! Monumen ini adalah saksi bisu dalam perjalanan Spanyol keliling dunia untuk pertama kalinya. Di pantai berpasir kecoklatan nan halus inilah bangsa Spanyol mendaratkan perahu mereka. Lalu setelah satu bulan di sini, mereka kembali melanjutkan perjalanan.

Uniknya lagi, terdapat lambang Kerajaan Spanyol di bagian atas monumennya. Di antara lambang dan isi kalimat monumennya, terdapat suatu kata dalam bahasa latin. Kata tersebut bertuliskan 'Primus Circumdedisti Me', yang jika diartikan dalam bahasa Indonesia adalah 'Yang Pertama Keliling Dunia'. Rasanya sungguh merinding!

Pemandangan di sekitar monumen ini sungguh cantik. Di depan monumennya terdapat Pulau Maitara yang terkenal sebagai model uang 1.000 rupiah. Serta, ada lautan biru seolah bercahaya karena memantulkan sinar matahari juga menjadi kecantikan tersendiri.

Meski garis pantainya tidak panjang dan luas, Anda bisa bermain air di sana. Di sekitar monumennya juga terdapat pohon-pohon tinggi dan menjulang. Suasana yang rindang dapat Anda rasakan.

Di bagian bawah monumen, tertulis Kedutaan Spanyol datang ke Tidore dan membangun monumen ini pada tanggal 3 Maret 1993. Monumen ini terletak di dekat Benteng Tore atau disebut Benteng Rum dan menjadi objek wisata menarik di Tidore.

Berkunjunglah ke sana dan melihat saksi bisu perjalanan Spanyol dalam keliling dunia yang pertama kali. Jangan lupa, siapkan kamera dan menikmati suasana yang masih sangat alami.

0 komentar:

Posting Komentar

Masukkan comment anda tentang Keep on Moving, Sharing artikel menarik, Artikel indonesia, Artikel luar negri, new article, old article, Penemuan, Discovery, Serba Serbi, disini.

Please Bantu Saya, Like This !!!

×

and

Popular Posts

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.